Matahati Kita

Benarkah kita bisa melihat dengan matahati? Bagaimana mekanismenya dan bagaimana kita memahaminya agar supaya perjalanan kita senantiasa dalam naungan cahaya kearifan manusia?

Blog ini hanya sebuah catatan yang berusaha melihat beragam persoalan manusia dari tingkat individu, kelompok, bangsa, dan bahkan dalam skala universalnya dengan menggunakan matahati.

Matahati menjadi sebuah istilah superior yang seolah-olah jauh dari kenyataan sehari-hari dan kita terlalu lemah untuk menggapai kejernihan matahati kita. Padahal setiap detik kita merasakan kegelisahannya manakala matahati kita terhalangi debu-debu, manakala hati kita terluka ataupun tenggelam dalam kegelapan amarah dan nafsu.

Setiap kita memiliki keistimewaan ketika menggunakan matahati kita, dan sisi yang dilihatpun bisa berbeda-beda, sehingga pencerahan dari siapapun untuk meluruskan penglihatan matahati blog ini sangat diharapkan.

Selamat Datang di Blog Matahati Kita. Dalam setiap perjalanan, terdapat berkas-berkas catatan local content di tempat-tempat yang kita singgahi. Tercampur aduknya beragam sudut pandang dalam Blog ini tidak terlepas dari belum tercapainya ujung perjalanan pencerahan, dimana kita akan berhenti bertanya dan cukup puas dengan senyuman kembali ke hadiratNya.

Pertemuan antara pemikiran, rasa, kenyataan, ilusi, serta berbagai fenomena manusiawi yang terangkai menjadi suatu jaring yang saling terkoneksi. Di dunia ini sungguh banyak studi atas fenomena gaib, mistisme, sufisme, tradisi ritual berbagai agama, serta sekte aliran baik di dunia Timur maupun Barat, namun fokus langkah kita kepada kenyataan diri sendiri yang terkoneksi satu dengan yang lainnya dan bahkan dengan sumbernya harus terus diingatkan. Blog ini merupakan upaya mengingatkan diri sendiri, dan kepada sahabat-sahabat pencari jalan manusia universal dipersilahkan pencerahannya.

Please feel free to email me at pusadadi@yahoo.com


4 thoughts on “Matahati Kita

    bibomedia.com said:
    Maret 6, 2008 pukul 10:20 pm

    🙂

    poberson naibaho said:
    Desember 28, 2011 pukul 12:46 pm

    Tambahan :

    Mata harus bisa menjadi Sarana melihat dan memperoleh kebaikan.

    http://pobersonaibaho.wordpress.com/2011/02/13/mata-harus-bisa-menjadi-sarana-melihat-dan-memperoleh-kebaikan/

    Farida said:
    Januari 25, 2013 pukul 12:59 am

    Tulisan-tulisannya sangat menggugah hati, membuka mata hati, salam kenal. Farida

    Ahmad Fathoni said:
    Januari 26, 2013 pukul 2:43 pm

    Terima kasih atas pencerahannya. Wassalam. Ahmad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s