Bersalah

Posted on

Suatu keadaan “salah” atau “keliru” seringkali begitu menakutkan karena hal itu secara otomatis akan merasuk bukan hanya di benak kita, melainkan juga di hati kita. Sebuah kesalahan mampu melukai hati manusia baik yang melakukan kesalahan maupun dilanggar oleh kesalahan itu. Namun hukum itu berlaku pada hati yang masih dapat merasakan getar kesalahan. Pada titik tertentu dimana kesalahan itu sudah menjadi terbiasa, seringkali matahati kita terhalangi untuk melihat ataupun merasakan bahwa ada sesuatu yang salah.

Meskipun demikian, ada juga suatu keadaan dimana kita secara obyektif tidak berada dalam keadaan salah namun disalahkan atau dipaksa menerima kesalahan. Atau mungkin juga karena ketidakmengertian kita pada suatu hal menyebabkan kita melakukan ketidaksengajaan yang salah. Dalam situasi ini, getaraan rasa bersalah tetap ada namun seyogyanya dapat dihibur dengan pengertian yang secara cepat tercipta di dalam olah budi dan akal kita.

sekian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s