Matahati & Jerawat

Posted on Updated on

Jerawat adalah salah satu problem dermatologis (masalah kulit) yang umum dan sering terjadi pada kita, bahkan diperkirakan dialami oleh sekitar 80% kelompok dewasa. Apabila dibiarkan tidak dirawat, jerawat dapat menjadi sumber masalah iritasi kulit dan persoalan psikologis yang serius.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jerawat bukan saja menjadi masalah kelompok usia remaja, melainkan juga masih dialami oleh kalangan paruh baya. Bila kita sedang tidak memiliki masalah dengan jerawat, mungkin tulisan terlihat remeh dan kurang berarti, bahkan bila kita sedang dihampiri masalah jerawat, tulisan ini mungkin akan menyinggung psikologi kita. Namun, perlu dipahami bahwa keajaiban lenyapnya masalah jerawat sangat mungkin terjadi manakala matahati kita menjadi jernih dalam melihat fenomena jerawat yang menhampiri kita.

Secara teknis, kita dapat membaca referensi medis tentang penyebab dan jenis-jenis jerawat. Bahkan dalam pusat perawatan kecantikan dan kesehatan kulit, kita dapat mempelajari penanganan masalah jerawat dalam rangka mencari metode yang tepat untuk penyembuhan.

Ada banyak metode pengobatan jerawat, bahkan sebagian besar kita dengan penuh harap bergantung pada obat yang dijual bebas baik berupa salep, lotion ataupun cream, sampai obat-obatan yang kita minum. Ketika kita berhasil mengurangi atau bahkan menghilangkan jerawat, hal itu sangatlah melegakan dan kita seolah-olah memiliki ilmu untuk menangani jerawat berdasarkan pengalaman obat-obatan yang kita gunakan. Padahal keunikan jenis kulit dan kebiasaan individual lebih dominan dalam menentukan suatu kepulihan dari jerawat. Akibatnya apabila ada salah saran soal penggunaan obat, bisa fatal yaitu berupa semakin parahnya jerawat yang kita derita.

Ada satu faktor yang teramat penting yang sering luput dari perhatian sebagai masayarakat awam, bahkan juga luput dari perhatian sebagian kecil kalangan medis yang terjebak dengan aspek bisnis serta mulai abai dengan etika kedokteran. Faktor vital tersebut adalah matahati kita.

Mengapa matahati?

Sesungguhnya baik dan buruk itu silih berganti menghampiri kehidupan kita sebagai manusia. Sungguh tak terhindarkan untuk menempelnya debu-debu dikulit dan wajah kita ketika kita sedang berjalan di trotoar jalan atau ketika kita berada di dalam bis umum tanpa AC. Juga tak terhdindarkan untuk mengalirnya keringat dari dalam tubuh kita melalui pori-pori kulit, pada bagian wajah bahkan ada yang memiliki kecenderungan untuk sangat berminyak. Akibatnya, potensi-potensi untuk menciptakan fenomena jerawat menjadi mungkin. Belum lagi bila kita tambah dengan faktor-faktor makanan yang kita makan, kebiasaan dalam membersihkan tubuh dan kulit, serta faktor stress dan hormon.

Dalam berbagai derajatnya, jerawat muncul di wajah kita dari yang sepersekian milimeter sampai yang tampak seperti bisul dengan ukuran sekitar setengah centimeter. Dari sudut keparahannya dari yang cuma sekedar titik yang masih satu warna dengan kulit kita, sampai yang tampak merah kehitaman serta dihiasi warna agak keputihan. Semuanya adalah jerawat. Sangat jarang ada manusia yang berkulit mulus sepanjang hidupnya, setidaknya ada yang sebesar titik pori-porinya dan hal itu tentu saja tidak akan merisaukan karena hanya dengan cuci muka, berguguran.

Dari fakta tersebut di atas, maka peranan matahati dalam menenangkan pikiran dan hati menjadi sangat penting untuk pemulihan kesehatan kulit kita dari jerawat. Matahati akan melihat fenomena jerawat sebagai hal yang biasa betatapun kondisinya, karena dengan pemahaman hukum sebab akibat, biasanya matahati sudah bisa menjelaskan mengapa jerawat menghampiri kita. Dalam kondisi yang tenang tersebut, kita mengambil langkah-langkah pengobatan yang tentu saja disertai keyakinan bahwa kesembuhan akan datang cepat atau lambat.

Keadaan panik, stress, marah, rendah diri, dan berbagai kecamuk emosi hanya akan memicu lahirnya jerawat-jerawat baru. Dengan demikian, diperlukan matahati yang adem, nyaman dan mampu mengendalikan gejolak rasa. Fisik tubuh kita termasuk kulit memiliki hubungan responsif yang sangat cepat terhadap setiap perubahan kondisi psikologis kita.

Akhir kata, sebenarnya kerjenihan dan ketenangan matahati kita bukan hanya mampu mereduksi dampak hadirnya jerawat pada keindahan kulit kita, melainkan juga sangat efektif dalam menangkal berbagai unsur negatif yang menyerang kita, termasuk berbagai penyakit lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s