2559 Xin nien Kuai le

Posted on Updated on

Pada hari ini 7 Februari 2008, saudara-saudara kita dari keturunan Tionghoa/Chinese merayakan Tahun Baru Imlek 2559. Sebagaimana Tahun Baru Masehi, Tahun Baru Hijriah, maka refleksi tahun baru dalam penanggalan Cina tersebut juga sarat dengan instrospeksi dan semangat baru. Dalam bahasa Mandarin ucapan selamat tahun baru diungkapkan dengan Xin Nien Kuai le atau tahun telah tiba dan selamat berbahagia, selain itu ada pula ungkapan Gong Xi Fat Choi bermakna selamat banyak rezeki.

Dalam sejarahnya di masa pemerintahan Dinasti Zhou (1122-475 SM), seorang pembawa pesan langit sekaligus pemikir bernama Khonghucu (551-479 SM) menyarankan agar Tahun Baru China dimulai bertepatan dengan datangnya musim semi alias sesuai dengan sistem penanggalan yang dibuat Kaisar Kuning. Pemikiran tersebut dilandaskan pada kenyataan bahwa mayoritas masyarakat China saat itu bermata pencaharian sebagai petani.Dengan dimulainya tahun baru bersamaan dengan musim semi, hal itu dapat pula dijadikan pedoman bagi para petani untuk melakukan kegiatan bercocok tanam. Sebuah pemikiran yang sangat praktis sekaligus bermanfaat bagi rakyat yang mana hal itu dapat dikatakan sebagai hasil dari kejernihan matahati seorang Khonghucu.

Lebih jauh lagi, pergantian tahun dalam penanggalan Cina tersebut dapat kita maknai sebagai momentum untuk melakukan penyesuaian dan pembacaan kembali alam semesta. Dengan demikian lahir pula mimpi, harapan dan semangat baru yang dapat memperkuat kembali hati kita secara positif untuk menjalani hidup pada tahun baru.

Filosofi Khonghucu dalam pemaknaan Imlek sangatlah arif nan bijak dan jauh dari refleksi kesenangan duniawi dan segala sesuatu yang bersifat hedonitas. Imlek merupakan awal penentuan langkah petani dalam meningkatkan produktifitas, merupakan awal pebisnis untuk menentukan strategi perusahaan, merupakan awal politisi/penguasa untuk menentukan program perbaikan kesejahteraan bagi rakyat, merupakan awal para penempuh jalan kebaikan untuk meningkatkan kekuatannya dalam menyebarluaskan kebaikan, merupakan awal para penempuh jalan kejahatan untuk bertaubat dan memulai hidup dalam cahaya kebaikan, merupakan instrospeksi atas setiap langkah dalam tahun sebelumnya agar setiap kegagalan, keburukan, kejahatan, dan salah langkah tidak terulangi lagi di tahun yang baru.

Khonghucu bukan saja mengajarkan hal-hal filosofis yang praktis dalam kehidupan kita sehari-hari, tetapi juga memberikan contoh tentang melihat alam semesta dengan matahti yang jernih.

Selamat Tahun Baru Imlek 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s