Mati sia-sia

Posted on

Entah sudah berapa tulisan di dunia maya yang “memprotes” atau mempertanyakan penggunaan istilah mati sia-sia di ruang publik. Kita masih mendapati bahwa mulai dari koran, TV, radio, spanduk sampai pada peringatan yang berupa rekaman pada pintu-pintu kereta di Jakarta, kita sering mendapati pernyataan bahwa korban kecelakaan di labelkan dengan mati sia-sia. Selain itu, dalam kampanye anti narkoba juga sering kita lihat di spanduk dan dalam berbagai bentuk kampanye lainnya menyebutkan slogan “Jauhi Narkoba atau Mati Sia-Sia”. Mengapa mereka yang dilabelkan dengan mati sia-sia ? Apakah hal itu tidak melanggar etika kemanusiaan ?

Hati siapa yang tidak bersedih apabila kematian saudaranya, sahabatnya, temannya dianggap sebagai mati sia-sia. Atas dasar apa sebuah labeling mati sia-sia bisa ditempelkan kepada peristiwa kematian seseorang. Apakah karena penyebabnya narkoba atau kecelakaan di jalan maka hal itu boleh disebarluaskan sebagai kesia-siaan.

Kekeliruan penggunaan istilah bisa dipahami apabila kita melihatnya dari sisi maksud penggunaan istilah mati sia-sia tersebut. Matahati kita bisa memahami maksud labeling mati sia-sia untuk mencegah semakin banyaknya korban yang jatuh sebagai akibat dari peristiwa kematian yang termasuk dalam kategori kesia-siaan. Misalnya karena narkoba, kecelakaan, pembunuhan atau bunuh diri. Untuk mengurangi jumlah orang yang mati akibat dari narkoba, kecelakaan, pembunuhan atau bunuh diri, maka slogan jangan mati sia-sia dipergunakan.

Harapannya tentu saja agar jumlah orang yang mati akibat narkoba, kecelakaan, pembunuhan atau bunuh diri serta berbagai sebab lainya berkurang. Mendorong kewaspadaan publik tentang kesia-siaan dalam peristiwa kematian yang disebabkan oleh hal-hal yang masuk dalam kategori sia-sia tersebut.

Persoalaannya kemudian adalah bahwa maksud kampanye publik tentang jenis-jenis kematian yang sia-sia tersebut terlalu dangkal dan tidak tepat dari sisi kemanusiaan. Mengapa jadi begitu? Semata-mata hal ini hanya upaya menempatkan pada tempatnya dimana peristiwa kematian bukanlah hal yang sia-sia. Kematian melalui jalan apapun adalah peristiwa wajar manusiawi karena setiap yang bernyawa pasti akan mati. Bukan hak manusia untuk mempropagandakan kesia-siaan dalam kematian seseorang. Hal itu merupakan proses alamiah yang harus diterima sebagaimana adanya.

Tulisan saudara sentanu tentang Tidak Mati Sia-Sia sangat menarik karena kepekaan atas peristiwa-peristiwa yang mungkin diabaikan oleh masyarakat sangat perlu untuk saling diingatkan oleh kita. Pada suatu keadaan mungkin matahati kita tidak terlalu peduli dengan sekeliling kita, namun mungkin matahati teman kita sedang dalam kondisi terbaik.

Pertanyaan yang dalam dari saudara sentanu tentang apakah Mati sukses berarti tidak mati sia-sia, mati benar berarti tidak mati sia-sia, mati tua berarti tidak mati sia-sia, mati top berarti tidak mati sia-sia, mati religius berarti tidak mati sia-sia, sungguh menggentarkan hati kita. Karena hal-hal sederhana yang sering dientengkan dengan labelisasi mati sia-sia sering terjadi di sekeliling kita.

Kesia-siaan merupakan lawan dari kemanfaatkan, bahkan merupakan pukulan telak atas ketidakberhasilan/kegagalan dan keterbuangan. Dengan memahami makna sia-sia maka tentu kita akan bingung bila kematian dilabelakn dengan kesia-siaan. Siapa yang berhak menilai kematian seorang manusia ?

Apabila ada mati sia-sia, apakah ada mati tidak sia-sia? Rasanya kita tidak pernah atau sangat jarang kita mendapati penggunaan kata mati tidak sia-sia. Dengan demikian kematian selain yang sia-sia menjadi tidak sia-sia.

Semoga ruang publik kita tidak lagi terus-menerus dikampanyekan dengan istilah mati sia-sia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s